Rabu, 07 Oktober 2015

// // Leave a Comment

Bahaya merokok bagi Penderita Penyakit Diabetes



Bahaya merokok bagi Penderita Penyakit Diabetes-Bahaya merokok bagi kesehatan telah diketahui sejak lama. Di berbagai tulisan baik artikel, karya ilmiah, poster, bahkan media sosial telah banyak memberitahukan bahwa banyak sekali dampak negatif dari merokok . Merokok sangat berbahaya baik bagi orang yang sehat, apalagi bagi orang yang mengidap suatu penyakit. Tahukah kamu bahwa merokok sangat dilarang bagi penderita penyakit jantung, paru-paru, kanker, struk dan juga penderita penyakit diabetes.

Tulisan ini mengulas mengapa merokok sangat dilarang bagi penderita diabetes.  Dampak buruk merokok pada penderita diabetes lebih tinggi dibandingkan bukan penderita. Bagi penderita penyakit diabetes mellitus, berhenti merokok adalah tindakan pertama yang harus dilakukan penderita penyakit diabetes ini.  Beberapa peneliti telah melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana hubungan kebiasaan meroko dengan penyakit diabetes. Hasilnya banyak yang melaporkan bahwa orang yang merokok lebih dari 10 batang perhari memiliki resko dua kali lebih besar untuk terkena penyakit diabetes mellitus (tipe II).  Penderita diabetes diketahui sering mengalami komplikasi dimana tidak hanya mengidap penyakit diabetes namun juga akan menderita penyakit jantung, ginjal dan lain-lain. Bagi penderita penyakit diabetes yang merokok memiliki resiko tiga kali lipat untuk menderita penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak merokok.


Mengapa demikian?? Hal ini dikarenakan di dalam rokok mengandung nikotin yang dapat meningkatkan kadar gula di dalam darah sehingga memicu komplikasi bagi penderita diabetes. Akibat merokok, pembuluh darah di dalam tubuh manusia akan mengalalami penyumbatan sehingga darah yang beredar di dalam tubuh tidak lancar sehingga nutrisi yang diperlukan untuk perbaikan jaringan yang rusak menjadi jauh berkurang dan penyembuhan luka menjadi terhambat. Oleh karena itu, bagi penderita penyakit diabetes yang mengalami luka akan mengalami sulitnya penyembuhan luka tersebut. Karbon monoksida pada asap rokok juga mengurangi oksigen yang beredar dalam tubuh, padahal oksigen juga dibutuhkan dalam proses perbaikan sel yang rusak. Penyembuhan luka ganggren yang dialami penderita diabetes relative lama dalam penyembuhannya karena pada dasarnya peredaran darah penderita diabetes memang telah terganggu sehingga lambatnya penyembuhan luka ganggren. Coba dibayangkan bagaimana kondisinya jika penderita  penyakit diabetes juga masih merokok. Maka, peredaran darah akan semakin tidak lancer. Otomatis penyembuhan lukanya pun akan sangat lama. Oleh karena itu, dokter selalu menyarankan untuk berhenti merokok bagi pasien yang menderita diabetes.
Penderita penyakit diabetes yang memiliki luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi bakteri atau jamur, dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga perlu dilakukan amputasi. Dengan merokok, ini akan memperparah kondisi penderita penyakit ini. maka amputasi adalah jalan yang harus dilakukan jika kondisi luka semakin para. Namun, amputasi bukanlah solusi untuk penyembuhan luka karena jika tidak dirawat dan masih merokok maka penyembuhan akan lama dan hal yang sama akan terus-terusan terjadi.
Baca juga : Kebiasaan Buruk Merokok dan Dampak Buruknya

0 komentar:

Posting Komentar