Bahaya merokok
bagi Penderita Penyakit Diabetes-Bahaya merokok bagi kesehatan telah
diketahui sejak lama. Di berbagai tulisan baik artikel, karya ilmiah, poster,
bahkan media sosial telah banyak memberitahukan bahwa banyak sekali dampak
negatif dari merokok . Merokok sangat berbahaya baik bagi orang yang sehat,
apalagi bagi orang yang mengidap suatu penyakit. Tahukah kamu bahwa merokok
sangat dilarang bagi penderita penyakit jantung, paru-paru, kanker, struk dan
juga penderita penyakit diabetes.
Tulisan
ini mengulas mengapa merokok sangat dilarang bagi penderita diabetes. Dampak buruk merokok pada penderita diabetes
lebih tinggi dibandingkan bukan penderita. Bagi penderita penyakit diabetes
mellitus, berhenti merokok adalah tindakan pertama yang harus dilakukan
penderita penyakit diabetes ini.
Beberapa peneliti telah melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana
hubungan kebiasaan meroko dengan penyakit diabetes. Hasilnya banyak yang
melaporkan bahwa orang yang merokok lebih dari 10 batang perhari memiliki resko
dua kali lebih besar untuk terkena penyakit diabetes mellitus (tipe II). Penderita diabetes diketahui sering mengalami
komplikasi dimana tidak hanya mengidap penyakit diabetes namun juga akan
menderita penyakit jantung, ginjal dan lain-lain. Bagi penderita penyakit
diabetes yang merokok memiliki resiko tiga kali lipat untuk menderita penyakit
jantung dibandingkan dengan yang tidak merokok.
Mengapa
demikian?? Hal ini dikarenakan di dalam rokok mengandung nikotin yang dapat
meningkatkan kadar gula di dalam darah sehingga memicu komplikasi bagi
penderita diabetes. Akibat merokok, pembuluh darah di dalam tubuh manusia akan
mengalalami penyumbatan sehingga darah yang beredar di dalam tubuh tidak lancar
sehingga nutrisi yang diperlukan untuk perbaikan jaringan yang rusak menjadi
jauh berkurang dan penyembuhan luka menjadi terhambat. Oleh karena itu, bagi
penderita penyakit diabetes yang mengalami luka akan mengalami sulitnya penyembuhan
luka tersebut. Karbon monoksida pada asap rokok juga mengurangi oksigen yang
beredar dalam tubuh, padahal oksigen juga dibutuhkan dalam proses perbaikan sel
yang rusak. Penyembuhan luka ganggren yang dialami penderita diabetes relative
lama dalam penyembuhannya karena pada dasarnya peredaran darah penderita
diabetes memang telah terganggu sehingga lambatnya penyembuhan luka ganggren.
Coba dibayangkan bagaimana kondisinya jika penderita penyakit diabetes juga masih merokok. Maka,
peredaran darah akan semakin tidak lancer. Otomatis penyembuhan lukanya pun
akan sangat lama. Oleh karena itu, dokter selalu menyarankan untuk berhenti
merokok bagi pasien yang menderita diabetes.
Penderita penyakit
diabetes yang memiliki luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi
bakteri atau jamur, dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga
perlu dilakukan amputasi. Dengan merokok, ini akan memperparah kondisi
penderita penyakit ini. maka amputasi adalah jalan yang harus dilakukan jika
kondisi luka semakin para. Namun, amputasi bukanlah solusi untuk penyembuhan
luka karena jika tidak dirawat dan masih merokok maka penyembuhan akan lama dan
hal yang sama akan terus-terusan terjadi.Baca juga : Kebiasaan Buruk Merokok dan Dampak Buruknya



0 komentar:
Posting Komentar